Politikus PDIP: Wapres Tidak Perlu Temui Rizieq, Lebih Baik Serahkan ke Aparat di Bawah

0
13
Wakil Presiden KH Maruf Amin (kiri) menyambut baik usul bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, untuk meredakan situasi politik akhir-akhir ini. (Sumber foto : ist)

INDOSINPO – Ide mempertemukan Wakil Presiden Maruf Amin dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengemuka. Hal ini bahkan direspons positif oleh pihak Wapres.

Namun, politisi PDI Perjuangan di DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meminta rencana pertemuan itu ditunda.

“Rencana Wapres Maruf Amin, meski baru dari pernyataan juru bicaranya untuk menemui Rizieq Shihab, sebaiknya ditunda. Wapres tidak perlu menemui Rizieq dulu karena kurang pas situasinya ,” kata Hasanuddin melalui sambungan telepon, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, persoalan Rizieq Shihab dan FPI lebih baik lebih dahulu diserahkan ke penegak hukum, dalam hal ini Polri. Hasanuddin yakin Rizieq Shihab akan kooperatif dan menghadapi persoalan hukumnya dengan baik.

“Baiknya diselesaikan oleh aparat di bawah saja dulu. Ini kan soal hukum yang harus ditegakkan. Serahkan saja kepada aparat di bawah. Lagipula apa yang mau dibahas? kalau islah, islah soal apa? Kalau mau rekonsiliasi, rekonsiliasi soal apa?” ucap mantan Sekretaris Militer Presiden ini.

Apalagi, lanjut Hasanuddin, selama ini Rizieq Shihab tidak pernah mengungkapkan niat bertemu Wapres Maruf Amin.

“Rizieq Shihab juga belum tentu mau ketemu Wapres, kan ngeman-ngemani (menyayangkan) kalau Wapres yang berinisiatif bertemu,” tambahnya.

Dalam keterangan persnya kemarin, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, menyebut Wapres Maruf Amin menyambut baik gagasan pertemuan dengan Muhammad Rizieq Shihab.

“Terhadap gagasan pertemuan itu ya Wapres tidak ada masalah. Wapres welcome, artinya itu hal yang bisa dilakukan selama membawa kebaikan bagi bangsa dan negara,” kata Masduki kepada media.