China Gelar Tes COVID-19 untuk Tiga Juta Orang di Tianjin

0
6
Seorang pekerja medis mengambil sampel swab dari seorang penduduk di Jalan Hangu di Binhai New Area, Kotamadya Tianjin, Tiongkok utara, 10 November 2020. (Xinhua)

INDOSINPO – China memulai pengujian massal COVID-19 kepada 3 juta penduduk di Kota Tianjin.

Otoritas kesehatan juga telah menguji 4.015 orang lainnya di sebuah rumah sakit di Shanghai setelah ditemukan dua kasus di kota terbesar China itu.

Komisi Kesehatan Nasional mencatat tujuh kasus baru penularan lokal pada Sabtu (21/11/2020) ini, terdiri dari lima kasus di Tianjin dan dua di Shanghai.

Tianjin pada hari Jumat melaporkan penularan di komunitas yang melibatkan empat individu. Sebagai tanggapan, pihak berwenang setempat menutup komunitas perumahan serta rumah sakit dan taman kanak-kanak.

Empat kasus berada di komunitas pemukiman Kanhaixuan di Tianjin, berasal dari seorang pasien tanpa gejala. Komunitas tersebut diklasifikasikan sebagai daerah berisiko tinggi COVID-19 mulai dari jam 2 pagi hari Jumat. Kasus lainnya adalah seorang pria berusia 52 tahun, kontak dekat personel penyimpanan makanan beku di Distrik Dongli yang positif COVID-19. Pria bermarga Yang itu didiagnosis positif pada Jumat malam sebagai kasus penularan lokal ke-145.

Pihak berwenang mulai melakukan tes asam nukleat untuk semua penduduk di Binhai New Area pada Sabtu pagi. Tes massal ini diperkirakan bakal memakan waktu dua hingga tiga hari.

Di Shanghai, pihak berwenang menutup rumah sakit setelah sepasang suami istri dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat malam setelah mereka mengunjungi sebuah rumah sakit.

Sampai hari ini, China sudah mencatat total 86.414 kasus positif COVID-19 di seluruh daratannya.

Sumber: AP/CNA, Xinhua