Ironis, Jumlah Wirausahawan Kita Masih di Bawah Negeri Jiran

INDOSINPO – Wakil Presiden Maruf Amin menyebut jumlah wirausahawan di Indonesia masih sangat rendah.

Dia mengutip Entrepreneurship Global Index 2018 yang menyebut jumlah wirausahawan Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia (6 persen), Thailand (5 persen) dan Singapura (7 persen).

Kondisi tersebut menjadi cerminan bahwa kemajuan ekonomi di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara kawasan Asia Tenggara. Menurut dia, rasio jumlah wirausahawan mencerminkan kemajuan perekonomian di suatu negara.

“Padahal kewirausahaan merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan pembangunan ekonomi. Sudah menjadi semacam rule of thumb bahwa rasio jumlah wirausahawan dalam satu negara merefleksikan kemajuan ekonominya,” terang Maruf saat membuka Rapat Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan secara daring, Selasa (20/10/2020).

Kewirausahaaan merupakan kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh pelaku usaha secara mandiri. Artinya, lanjut Maruf, pelaku usaha menjadi penentu terhadap jenis produk, cara produksi, pemasaran, permodalan, termasuk risiko usaha.

Karena itu, Wapres mendorong kesadaran dan pengetahuan tentang kewirausahaan ditumbuhkan sejak dini sehingga semakin banyak pengusaha muda yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Saya sangat setuju bila jiwa kewirausahaan perlu kita tumbuhkan sejak usia muda. Melalui semangat kewirausahaan yang semakin tinggi diharapkan semakin banyak pelaku usaha baru yang pada gilirannya membuka lapangan kerja baru,” jelas Wapres. (ant)

Berita Populer

Tok! MK Terima Sengketa Pilkada Kabupaten Fakfak

INDOSINPO - Sesuai jadwal tahapan sengketa perkara perselisihan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Konstitusi, hari ini memasuki registrasi terhadap permohonan yang diajukan oleh Pemohon. Dari...

Benda Misterius Tulisan China di Anambas, Roy Suryo: Mirip Argo Float Daripada Sea Glider

INDOSINPO - Penemuan benda menyerupai rudal dengan tulisan China menghebohkan warga di Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Benda berwarna biru dengan...

INTI Hadir di Mamuju-Majene Bantu Korban Gempa

INDOSINPO - Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 mengguncang Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat (15/1/2021) dini hari. Gempa yang berpusat di 6 kilometer timur laut Kabupaten...

Berita Terkait

Bisnis Online Bisa Bertahan dengan Menawarkan Pengalaman Belanja

INDOSINPO - Pengalaman berbelanja merupakan salah satu kunci agar bisnis online yang dijalankan dapat terus berjalan dan bertahan kala pandemi COVID-19.

Siap-siap Melantai di NYSE, Ini Harga Saham IPO yang Diajukan KE Holdings Inc

INDOSINPO - KE Holdings Inc., penyedia layanan real estat terkemuka di China, mengajukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di pasar saham...

Hotel-hotel di Amerika Tak Bisa Bertahan Lebih Lama Lagi

INDOSINPO - Lebih dari separuh hotel di Amerika Serikat akan memberhentikan lebih banyak pekerja jika tidak ada bantuan lebih lanjut dari pemerintah...

Pabrik Tempe Indonesia Telah Berdiri di China

INDOSINPO - Tempe Indonesia sudah mendarat di China. Bahkan, pabrik Tempe Indonesia pertama di China telah resmi berdiri di kota dagang Shanghai. Bertempat di kawasan...